Selasa, 31 Januari 2017

Kiat Menjadi Remaja Sehat

sumber foto: arywan.net


Usia remaja adalah usia paling produktif dalam jangka hidup manusia. Bagaimana tidak? Aktifitas bertambah serta porsi makan meningkat. Tentu dari dua hal tersebut perlu kesinambungan agar seimbang dan menyebabkan remaja sehat. Alih-alih, tidak seimbang dan sakit.  Bukan hanya aktifitas, makan atau olahraga, tapi remaja juga perlu bertindak/bergerak setiap harinya. Pernyataan ini didukung oleh pernyataan Kaltenborn yang ditulis dalam buku karya Dale Carnegie berjudul How To Enjoy Your Life and Your Job.

"Ya, doronglah dirimu setiap pagi. Kita banyak bicara tentang pentingnya olahraga. Tetapi yang lebih kita perlukan adalah oleh jiwa setiap pagi agar kita giat bertindak. Doronglah dirimu sendiri setiap hari.” (hlm 45). Kalimat Kaltenborn ini adalah nasihat untuk anak muda Amerika.

Dari konsep itu, aku yang termasuk remaja dengan aktifitas sebagai berikut:
1. Masih kuliah di Depok, pulang-pergi naik kereta ke Cipinang.
2. Kerja di salah satu Perusahaan Swasta sepulang dari kuliah, pulang bisa naik TransJakarta.
3. Sabtu dan Minggu mengajar futsal putri, marching band/drum band, pramuka dan eskul di sekolah dasar, pulang-pergi bisa angkot.

Tentu saja butuh tenaga ekstra. Manusia semua mempunyai waktu 24 jam, jadi urusan waktu yang tidak ada tentu alasan yang harus disingkirkan oleh remaja manapun.

Tidak mudah memang bagi aku untuk membagi waktu, terutama saat jelang UTS. Jadi, mengajar eskul bisa di mundur menjadi hari Minggu atau aku yang izin tidak hadir adalah pilihan baik. Lalu, Perusahaan Swasta (yang tidak bisa aku sebut namanya) berbaik hati memberi kelonggaran waktu asal dengan alasan dan bukti yang jelas.

Lantas bagaimana menjalani hidup sehat versi aku?


1. Rajin minum susu putih ukuran 250mL plain
Ini penting sekali karena aku kan menggunakan fasilitas umum tentu ada konsekuensi berdiri.  Aku sering menggerutu pegel, capek dan lelah. Nah, solusinya adalah minum susu. Aku suka mengonsumsi susu rasa putih-tinggi kalsium karena kandungan lemaknya rendah. Lagipula, karena aku perempuan juga pasti mengalami siklus menstruasi. Yang secara biologis, kehilangan zink dari darah yang keluar.



2. Istirahat Cukup
Aku membutuhkan waktu 7 jam untuk tidur. Istirahat sangatlah dibutuhkan untuk regenerasi kulit meproduksi kembali susunan kulit yang rusak karena polusi sehingga bisa diperbaiki. Aku juga menghindari sakit kepala, alih-alih meminum aspirin.

3. Olahraga
Pulang kuliah atau kerja kalau kurang dari jam 20:30, aku pasti langsung ke tempat gym T*l**ta daerah Cipinang juga. Ini ada bagian perempuan dan laki. Biasanya perempuan juga boleh olahraga ala gym gitu kok. Dan ini kulakukan supaya badan fit dan organ tubuh bagian dalam juga sehat.

4. Tidak Meminum Suplemen Namun Menggantinya Dengan Buah
Hmm… menurutku pribadi, aku menghindari obat-obatan baik kayak whey protein, creatine, suplemen vitamin c, b, a atau e. Bukan karena efek samping, tapi menghindari beratnya kerja ginjal. Lagipula, aku juga sering makan pedes jadi dari asam lambung naik, lebih baik aku mencari alternatif lain. (note: obat-obatan suplemen dilarang dikonsumsi jika memakan makanan pedas pula, karena asam lambung hasil dari dua hal itu membuat meningkat. Hasilnya akan perih hingga kram perut bagian tengah.) Dan aku mengantinya dengan makan buah-buahan. Tapi, yang sering kukonsumsi itu tomat mentah dan jambu monyet, selain praktis juga mudah dibeli di swalayan dan pasar.

5. Memakan Sayur Hijau
Hijau-hijauan baik bagi pencernaan. Ini penting sekali. Karena, manusia minimal dalam sehari harus membuang hasil sari makanan atau disebut feses demi menghindari keracunan. Aku juga menerapkan pola tersebut dan seharusnya remaja memakan sayur karena memperbaiki jutaan sel di kulit.

6.  Berpikir Positif
Tidak mudah bagi remaja berpikir positif ditengah panasnya politik, kehidupan pelik atau lainnya baik secara internal atau eksternal. Nah, bagiku penting sekali harus mikir positif meski kadang ada prasangka yang terselip. Kalau tiap harinya aku bisa berpikir positif, minimal aku mengurangi sakit kepala atau stress memikirkan hal tak penting. Otomatis badan, otak dan jiwa juga sehat.

7. Makan Tapi Tidak Main Handphone
Menurut Abednego S. Santoso seorang coach gym dan menelurkan buku berjudul Diet Fleksibel Permanent Weight Loss Solution. Dalam buku ini dipaparkan akibat dari kegemukan adalah makan sambil main handphone. Nah, aku setuju banget. Semua perempuan remaja butuh yang namanya mengetahui perkembangan trend atau isu yang sedang dibicarakan. Enggak salah menurutku, ini menambah wawasan. Tapi, kesalahannya adalah memainkan handphone sambil makan. Akibatnya proses makan ini tidak berkualitas dan cendurung mudah kenyang. Dalam artian, porsi sedikit dan tidak bergizi. Distraksi macam ini yang aku hindari. Aku menghindari kegemukan dengan cara ini.

8. Makan Dengan Porsi Cukup
Dari banyak buku, semua orang juga tahu porsi remaja, anak, dewasa atau balita memiliki perbedaan jumlah kalori. Aku juga menerapkan makan dengan porsi cukup. Sepiring penuh karena aktifitas numpuk dan mengharuskan bolak-balik, karena kebutuhan energi. Tidak sepiring penuh jika aku cuma tidur-tiduran atau santai-santai di rumah. Supaya karbohidrat bisa diolah baik di perut.

Itulah 8 hal kiat menjadi remaja sehat dan berkualitas. Karena perempuan, cantik dari luar saja tidak cukup. Tapi, juga harus pandai mengurus diri sendiri, dimulai dengan merawat tubuh dan mengatur keseimbangan gizi sendiri. Tidak ada salahnya kalau suka ngemil, asalkan dalam batas kewajaran. Tidak ada salahnya kalau banyak tidur, asalkan diseimbangi dengan aktifitas lain. Karena, sifat-sifat itu adalah alamiah dan sangat manusia. Alih-alih, menjadi tertekan karena goal sendiri.





Giveaway Awal Tahun: di link ini



2 komentar:

  1. Wow... aktivitasnya seabrek ya. Tentu perlu asupan energi dan managemen waktu yang efektif. Kiat-kiatnya bisa banget nih diadaptasi. Thanks untuk sharingnya yaa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enggak nyangka di komen Mbak Diah! Hihi... Iya Mbak, apalagi untuk remaja dengan segudang aktivitas.

      Hapus